Result on Week 1

On Hypnolangsing

  • No more craving. Nyemal nyemil asli udah berkurang jauh banget. Ini sih yang paling gue rasain setelah mengikuti terapi pertama Hypnolangsing. Tahu goreng dan risoles Okky yang terkenal ampuh menggoda pembeli, tak sekali pun gue lirik sampai detik ini. See…see…? 😀

tahu goreng, risol mayones, dan onde onde paling enak sejagat Jakarta

image source from here

  • My mom noticed, that I chew my meals slower than before. “Kamu sekarang lebih nyantai ya makannya, nggak nggragas kayak dulu..” 😐 (Mom…please…)
  • I eat without feeling guilty. Bahkan saat jam 12 malem, mau makan ya makan aja. Makan nasi pula.
  • Ini dia hasil yang menyenangkan. Baju mulai rada-rada longgar. Walau pun belum sampai turun size. Hehe… Menurut testimoni seorang alumni, hasil signifikan akan terlihat setelah 3 bulan. We’ll see…we’ll see people…!

Wish me luck!!!!!

Advertisements

Yaaay! Pinteeer!

Saya (menunjuk gambar gajah) : “Ini namanya Ga….?”

Awan : “..doooh”

Saya (menunjuk gambar singa) : “Ini Si….?”

Awan : “…dtaaaa!”

Saya (menunjuk gambar ayam) : “Yang ini? A…?”

Awan : “….yooo.”

Saya (menunjuk gambar kuda) : “Ini? Ku…?”

Awan : “…daaa!!!”

Saya : “Horeeee….Awan makin pinter ngomong! Mommy loves you pumpkin…”

Hypnolangsing Part 2

(edited. Cause I forgot to put the neutral definition on point no.2. Sorry :))

Okay…this is part 2.

I just finished my 1st session for Hypnolangsing class this Saturday. And I really glad that i decided to join the class at last minute. I’ll explain the details on pointers ya, dear readers. I think it could help you to understand it a lot more easier.

  • First thing first. Open mind. Menurut mba Nunny Hersiana, CEO of Hypnolangsing, fokus akan sulit tercapai bila kita terlalu menganalisa. Jadi bukalah pikiran dan matamu. Well, honestly that was the very first thing I did. Nggak mungkin nggak lah. Buat gue ini hal baru. Bahkan sempat menganggap ini adalah bagian dari klenik. Haha… But dont worry. It turns out to be the a logic thing kok… Bukan ala Rommy Rafael yang lantas menghipnotis kita untuk berperilaku layaknya ayam kejepit atau kuda mati. Walau pun menurut mba Nunny, hal tersebut bisa saja dilakukan oleh Juli Triharto salah satu master hypnoterapis yang juga hadir saat gue mengikuti kelas. Sayang, beliau kurang sehat Sabtu kemarin.
  • Perilaku Makan. When all the participant asked to describe about themselves, answers such “gemuk dari sononya”, “udah gen gemuk, susah deh” “tulang saya besar, mau kurus susah” are the most popular ones. According to Nunny, there are no such things. Hehe… Siapa pun berhak langsing. Nggak peduli seluruh anggota keluarganya overweight semua, atau bahkan mereka yang ‘bertulang besar’. Yang harus diperhatikan adalah perilaku makan dan pandangan kita terhadap makanan. Ask yourself, for all this time, how did you eat? Ngunyahnya cuma 3 kali langsung telen, buru-buru, makan ‘can you eat all’ sampe pas selesai berasa penuh banget perutnya, atau bagaimana?. Then ask again, how do you see food?  Apakah penganut ‘makan untuk hidup’ atau sebaliknya. Apakah kita termasuk orang yang lihat kulit risol dibikin langsung pengen, ngintip pisang goreng diadon langsung keroncongan, atau liat gambar pizza langsung samber telepon buat ‘delivery’? Choose your category readers 😀
  • Consciously Eat Anything You Want When Hungry. Stop at Neutral! What the h*** is that? Sebelumnya udah bisa kan mengkategorikan perilaku makan masing-masing? Well,  this is it dears. Inilah inti dari sesi pertama Hypnolangsing yang gue ikuti, Sabtu lalu. Makanlah apa pun yang dimau. Karena pada dasarnya nggak ada konsep makanan jahat. Tapi, lakukan hanya pada saat lapar fisik. Yang artinya, saat perut keroncongan, kluruk-kluruk, or whatever you name them. Sebagai manusia berpikiran cerdas (I like everytime mba Nunny said it J), kita pasti bisa membedakan mana yang lapar fisik, mana yang lapar mental. Right? Right. Tapi apa pula itu makan secara sadar? Adalah menyadari bahwa makanan yang kita makan itu nikmat dengan mengunyahnya pelan-pelan. Don’t  you love when your cheesy pizza crumbled in your mouth. Plus, put your spoon, chopstix, fork, or even your finger down during chewing. Stop at neutral scale. Ada 7 skala lapar yang diperkenalkan. Mulai dari starving sampai stuffed. Jadi, jangan tunggu sampai kelaparan, kepala cenut-cenut, lambung perih mual, baru makan. Dan jangan lupa berhenti ketika merasa agak kenyang (neutral). Gue sih masih agak-agak sulit membedakan neutral dan comfortable. But I’m sure i’ll figure it out in such a short time  😉 Latihan…kuncinya…
  • Terapi sugesti. Ini adalah sesi relaksasi. Saat dimana kita memasuki alam bawah sadar yang disebut mba Nunny alam delta, bahkan alam alfa. Okey, soal alam-alam ini gue belum sepenuhnya mengerti. Yang gue inget saat sesi ini adalah, gue tidur sampe mimpi 😀 diiringi musik aliran spa sound. Yang biasa diputer kalo kita lagi pijet di spa. Namun sepanjang tidur itu, gue masih bisa denger mba Nunny ngomong soal perilaku makan itu tadi secara samar-samar. Nggak semuanya bisa gue inget, karena ya gue tidur blas. Kalo gue analisa, ini adalah sugesti yang dimasukkan ke dalam alam bawah sadar gue, untuk memperbaiki perilaku makan. Sementara teorinya udah gue dapet sebelum terapi sugesti.

Okay guys. That’s it for my first therapy. Buat yang masih maju mundur, goyang kiri kanan, ikutan Hypnolangsing, gue sarankan beli bukunya aja dulu deh. Tersedia kok di toko-toko buka terkemuka di kota-kota besar 😀

Buku Hypnolangsing

See you on the next class. And oh…if you have any question, feel free to ask. Gue bantu jawab sebisanya yah. Thanks all…

Hypnolangsing Part 1

Oooh gosh! Betapa susahnya ya mau mulai nulis lagi. How I abandoned this blog for such a long time. Bad…bad…bad girl!

Okay now…what’s with the title? Hypnolangsing? Makhluk apakah itu?

Well, for you people who know me since forever, have a very big picture about me. Yes, big, literally. Apalagi sejak melahirkan, kelebihan 20 kilo itu hanya berhasil dibabat sekitar 5 kilo aja. Disaster. Mengerikan.  I feel  uncomfortable about my look nowadays. Dari sekian puluh baju yang di lemari, kok ya sehari-hari itu-itu aja yang dipake. *Deep deep sigh* Dan kemalasan berolahraga ini juga membuat badan makin berat dibawa-bawa.

Craving for food is my big issue. I admit it. Menu makan siang boleh terlewat. Tapi ngemil apa pun, saya embat. Such a bad habit. Dulu-dulu pernahlah diet. Name it! Rasanya hampir semua pernah dicoba. Mulai dari diet Mayo Clinics yang bikin lemas sampai dua minggu, South Beach Diet yang sukses menyusutkan berat bedan hingga 7 kg hanya dalam 14 hari, detoks, dan diet oatmeal. Paling yang belum pernah dicoba sih diet golongan darah. All the diet  i’ve tried were success stories. Apalagi diet mayo itu. Aih mak, bener-bener nyusut deh eike. Unfortunately, the yo yo diets last only for a few years/months. Sesudahnya? Yaaa gitu deh. Masa-masa craving saat hamil pun, bila diingat-ingat, terasa mengerikan. Apa aja dimakan. Kalah deh singa. Secara dia karnivora, saya sudah pasti pemakan segala.

Suatu Minggu siang, mata saya pun terpaku di sebuah acara TV tentang si Hypnolangsing ini. Semakin tertarik saat hypno master Juli Trihartato mengemukakan bahwa Hypnolangsing sebenarnya sangat mudah dilakukan dan benar-benar mempengaruhi alam bawah sadar bagaimana kita memandang makanan.

I said to myself, it might be what i’ve been looking for.  Mengingat seringkali saya tanya pada ibu, “Ada nggak sih diet mata?”  Karena rasanya, memang mata saya yang harus disembuhkan dari godaan makanan. Bukan mulut mau pun perut. Hypnolangsing sendiri menurut info pada website, adalah sebuah metode mencapai berat badan ideal dan mempertahankannya, menggunakan  terapi hypnosis. Dibimbing oleh Hypnotherapist yang berpengalaman dalam pelangsingan dan bersertifikasi internasional. Aman karena tidak ada efek samping yang diakibatkan serta  tidak menggunakan obat atau pun alat tertentu. Begitu efektif karena dilakukan program ulang pikiran bawah sadar, dan bersifat permanen.  Yang artinya hasilnya berjangka panjang. This point what I like most. Click here for more info and testimonials.

Fakta bahwa Hypnolangsing ini mudah dan masuk akal, belum saya telaah lebih lanjut. Tanggal 13 Februari akan menjadi terapi saya yang pertama. How much do we have to pay? Unik, karena mereka menyebutnya ‘investasi’. Sounds like mlm or insurance right? Hehe… Dengan IDR 2.000.000, kita sudah bisa ikut kelas yang diadakan di FX. Menarik bahwa banyak yang salah kaprah mengenai kata ‘investasi’ ini. Apakah nanti uangnya akan bertambah layaknya MLM atau asuransi? Atau bagaimana? Kalau tak salah menelaah, investasi di sini diartikan dengan tidak akan lagi kita membeli kapsul-kapsul pelangsing, teh herbal, atau membayar pusat pelangsingan dimana supermodel sebagai dutanya *sigh*. Janji akan hasil permanenlah yang disebut investasi. Hmmm…masuk akal jika itu benar adanya.

Rasa khawatir sempat terlintas juga sih. Rasa takut yang nggak-nggak seperti misalnya, saat terapi kita akan dihipnotis untuk menyerahkan uang yang ada di tabungan. Or even worst…being raped. Negatif banget ya? Hehehehe….  tapi ketika membaca testimonial dari para alumni terapi ini, membuat saya bersemangat.

Okay then…this hypnolangsing thingy will be continued. We’ll see the result. For now, lets wait for February 13th 😉

*Oh…I bought the book and get 20% discount  😀