you’d rather be dead or alive?

*sigh* Nggak berhasil mengejar ketinggalan 2012. What happen to me? No more cinema movie? Malah akhirnya melototin TV swasta yang muter film lama. Pastinya udah sering di-rerun. Title-nya Deep Impact. Udah pernah gue tonton juga di bioskop jaman jebot. Setipe lah sama 2012. Walau belum bisa jadi pengobat hati.

Nggak jauh-jauh dari Armageddon, ceritanya berkisar tentang sebuah komet raksasa meluncur ke arah bumi. Kalau ngga segera disingkirkan…habislah perjalanan manusia. Tamat riwayat kehidupan. Maka, negara adidaya nan superhero Amerika lantas mengirim pesawat bermuatan bom nuklir guna menghancurkan komet tersebut. Namun apa daya, alih-alih meluluh lantakkan malah sang komet terpecah dua. Dan keduanya tetap santai melanjutkan perjalanan ke bumi.

Plan B : secara acak pemerintah memilih sekitar sejuta rakyatnya untuk diselamatkan ke dalam sebuah gua, ngakunya sih layaknya bahtera Nabi Nuh. Nantinya sejuta manusia ini yang akan melanjutkan kehidupan di bumi setelah kiamat akibat komet menghabisi semua makhluk hidup di seluruh dunia. Tipikal film Holywood yang lagi-lagi menampilkan Amerika di garis depan sebagai pahlawan.

Walau begitu, bikin gue mikir juga. Saat ini alam sedang enggan bersahabat dengan manusia mau pun dunia. Mbak Katrina sampai Mas George bahkan menggempur Amerika dan sekutunya Australia. Alam tanah air juga nggak jauh dari kegetiran. Bukan ngga mungkin cerita fiksi karangan kalangan Holywood di Deep Impact, Armageddon, atau yang terbaru 2012jadi kenyataan.

Seandainya, ini seandainya ya *ketok-ketok meja kayu tiga kali* ada meteor raksasa beneran yang bakal menabrak bumi, lantas lo terpilih sebagai bagian dari sejuta manusia yang diharapkan akan melanjutkan kehidupan di bumi, lo mau nggak?Kabarnya lo harus bertahan 2 tahun di gua ‘Nuh’ tersebut, dengan bahan makanan yang cukup.

Pertanyaan selanjutnya, siap ngga untuk menatap bentuk bumi yang sudah tak karuan bentuknya lalu membayangkan hidup untuk seterusnya? Siap ngga sih untuk kembali hidup di jaman purba walau ditemani para ahli yang sedianya akan membantu mengembangkan kehidupan selanjutnya? Lupakan kerja di advertising, PR company, perusahaan minyak bergengsi yang memberikan bonus berlipat-lipat.

Tunda mimpi buat ikutan kompetisi American Idol, America’s Next Top Model, Idola Cili, Take Him Out versi Indonesia. Walau pun Simon, Paula,  Titi DJ, bahkan Choky Sitohang masuk di dalam daftar orang-orang terpilih. Jangan berfikir dapat banyak langganan kalau buka butik.

Wong mabungkrong udah lenyap. Paling-paling kembali bercocok tanam atau membuka usaha sistem barter (hehehehehe…jadi inget pelajaran sejarah gue). Jangankan internet, starbuck, i-pod, zara, mango…listrik ma air aja mesti usaha keras dulu baru bisa dapet. Yang lebih bikin tergugu, siap ngga sih lo hidup terpisah dari orang-orang yang lo sayangi karena mereka bukan bagian dari yang terpilih? Mampu nggak menatap mata mereka ketika lo harus masuk ke gua itu?

Or you’d rather be dead?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s